Kata Hati Bryan

1616 Words

Bryan keluar dari ruangan Almeer dengan emosi yang sudah memuncak di kepala. Ia sudah tidak bisa lagi menahan emosi nya karena Almeer bersikukuh untuk membiarkan Bryan bekerja di gudang. Sedikitpun tidak ada rasa kasihan di diri Almeer meskipun Bryan sudah memohon, terakhir Bryan mencoba untuk bersikeras memperlihatkan pada ayahnya itu kalau dia bersungguh-sungguh akan berubah dan menjalani kehidupan nya dengan baik. Bryan tidak berbohong, demi image dan harga diri nya sebagai pewaris perusahaan ia memang ingin belajar lebih giat supaya Almeer dan Maria bisa mempercayakan perusahaan kepada Bryan. Masih dengan suasana hati yang kusut dan kepala yang panas, Bryan melangkahkan kakinya menuju kantin kantor. Ini pertama kalinya ia membangkang pada Almeer. Selama ini meskipun Almeer sangat ker

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD