Libur Dua Hari

1610 Words

“Raymond.” Maria langsung memanggil nama Raymond ketika panggilannya tersambung. “Ya, Nyonya.” “Mungkin aku agak lama, kau bisa naik ke lobby dan meminta Irene kunci ruangan untuk mu  beristirahat.” “Aku sudah berada di sini, Nyonya. Di dalam ruangan yang Nyonya maksud. Irene sudah mengantarku ke dalam sini karena tadi aku berniat untuk menunggu Nyonya di lobby,” Raymond  memberi tahu. “Owh baiklah, itu sudah menjadi ruanganmu. Kau lihat ada banyak buku di sana, kau bisa membacanya.” “Baik.” Kemudian.... “Nyonya, bolehkah aku keluar sebentar?” “Mau kemana?” “Aku akan berjalan-jalan di luar, satu atau dua jam lagi aku akan kembali,” pinta Raymond. “Hmmm... baiklah. Aku sepertinya masih lama.” “Terima kasih, Nyonya.” Lalu Raymond berdiri menghadap kaca ruangan, melihat sepintas ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD