The End

2470 Words

Lima belas tahun kemudian…. Suara jam berdetik menemani keheningan di sebuah ruangan luas dengan lampu gantung besar di atasnya. Sambil menggenggam erat ponsel di tangannya, Aaron tak berhenti berjalan mondar mandir sambil sesekali menyikap tirai jendela. Shena yang melihatnya sampai pusing sendiri. “Anak itu ke mana sih? Sudah tengah malam begini belum juga pulang.” Aaron mendengus kesal. Padahal mesin pewaktu sudah menunjukkan pukul satu dini hari. Shena beranjak dari sofa, lantas mengayunkan kakinya menghampiri Aaron. “Mas, jangan terlalu mengkhawatirkan Gala. Sekarang Gala udah besar. Dia udah bisa menjaga dirinya sendiri. Sekarang lebih baik kita tidur. Besok juga kan Mas mesti ke kantor,” ujar Shena memberi pengertian pada suaminya. Helaan napas panjang Aaron hembuskan seraya me

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD