Hujan mengguyur kota Jakarta pada tengah malam. Aaron terbangun saat merasakan dingin yang menusuk kulitnya. Meraih remote AC lalu mematikannya. Melirik pada jam yang menggantung di dining. Pukul satu dini hari. Diliriknya wajah damai sang istri yang terlelap di sampingnya. Tangan Aaron bergerak menaikkan selimut sampai sebatas dadaa Shena. Lalu meninggalkan kecupan singkat di kening perempuan itu. Merasakan tenggorokannya kering dan lupa menyediakan air minum di dalam kamar, akhirnya Aaron beranjak dari atas tempat tidur lantas melangkah keluar menuju dapur. "Iya, tapi kan perasaan orang gak ada yang tahu. Nyatanya, apa yang kamu lihat gak sesuai dengan kenyataan kan?" Aaron hendak menyapa adik iparnya yang ternyata sedang berada di dapur. Sepertinya Amanda juga kehausan seperti Aaron

