Kedatangan Marlene dan Radja yang secara tiba – tiba membuat tubuh Rafa membeku, mendekati mereka berdua yang saat ini memandang dirinya. “Sama siapa?” “Suami aku kebetulan ada kerjaan di kota sebelah terus aku bilang mau lihat pertandingan kamu sebelum gantung raket,” jawab Marlene sambil tersenyum “Radja salim sama Abuy.” Radja menyalimi tangan Rafa membuat pria itu mengangkat untuk digendongnya “anak kamu yang satunya?” “Gak mungkin aku bawa kesini secara bawa Radja aja susah urusnya mau bawa Keyla,” jawab Marlene sambil tersenyum “mau menghabiskan waktu bertiga semalam?” Radja memainkan medali yang ada di leher Rafa “kalau nanti sudah besar ingin dapat ini.” Rafa tersenyum mendengar perkataan Radja, membiarkan Radja bermain dengan medalinya dan memilih duduk bersama dengan Marlen

