Menatap Benny yang ada dihadapannya dengan Rafa yang berada di cafe sedang memandang mereka berdua, Naila mengalihkan pandangan kearah Rafa sebentar sebelum akhirnya kembali menatap Benny. “Kalau mau bicara di cafe saja bareng sama Rafa,” ucap Naila. Benny menggelengkan kepala “berdua apa tidak bisa?” “Kamu pesan dan cari tempat duduk, aku bicara sama Rafa terlebih dahulu.” Naila meninggalkan Benny dengan melangkah kearah Rafa yang menatap dengan tanda tanya, Naila duduk dihadapannya yang langsung meminum yang ada diatas meja. “Aku bicara dengan Benny sebentar, bisa kan?” menatap Rafa dengan memohon “nanti aku ceritakan selengkapnya.” “Baiklah, aku tunggu disini.” Naila melangkah meninggalkan Rafa dengan berjalan kearah Benny dimana tampaknya baru mendapatkan tempat duduk, membawa s

