Bagian 22 : PERTANDINGAN BASKET RAHASIA

1130 Words

Bagian 22 : PERTANDINGAN BASKET RAHASIA . . . Ayahnya mendekati Diara. “Ayah ga ngerti apa yang kamu maksud, Ara.” Diara benar – benar tidak habis pikir. Bahkan ayahnya saja tidak mengerti apa yang Diara inginkan. Lalu siapa yang akan mengerti Diara untuk saat ini ?” “Apa ayah tau yang benar – benar Diara butuhin ?” Ayahnya diam. Diara lagi – lagi tersenyum meremehkan. Tentu saja. Siapa yang tau apa yang dibutuhkan Diara selain Diaranya sendiri. “Ayah ga tau ?” Ayahnya menggeleng pelan lalu menunduk. Seakan mengakui apa kesalahannya dan tidak ingin mendebat anaknya sendiri. Diara cukup kesal, dia menarik nafasnya dalam lalu menghembuskannya kasar. Diara sudah mengepalkan tangannya untuk meredam emosinya. Ketika Diara siap untuk melontarkan kata – katanya pada ayahny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD