Perly menoleh, pun King Ratheon ikut tolehkan kepala, mendapati Befra yang kini mengguncang tubuh Zate yang katanya tak lagi terdengar detak jantungnya. Hal itu malah membuat detak jantung Perly memompa lebih cepat, memacu darahnya untuk mengalir lebih deras. Tidak, itu tidak mungkin. Kakaknya yang satu itu, Perly tau, sangat tau pemuda itu adalah pemuda yang kuat tak mudah menyerah. Ya, Perly yakin itu. Mendengar teriakan para sahabatnya, Perly tersadar, kemudian langsung berlari ke arah Befra dan Erlie yang membantu Zate dan Lica. Keadaan Lica masih bisa di bilang lebih baik dari keadaan Zate. Monster itu hanya menyerap energi Lica, sedangkan pada Zate, monster itu meracuni Zate melalui kekuatan Zate yang monster itu serap. "Zate! Bangunlah! Kamu harus bertahan Zate!" teriak Erlie men

