Number 61

2162 Words

Melihat tak adanya tanda-tanda Perly akan ke luar dari sana, mereka semua segera berenang dengan cepat ke tempat di mana Perly dihisap oleh pusaran itu. "Perly! Kamu ada di sana?! Perly jawab aku!" teriak Tier di atas pasir itu. "Perly! Kamu mendengarku bukan?! Berteriaklah Perly! Lakukan sesuatu! Ayolah jangan main-main Perly!" teriak Arli juga. "Ini mustahil Perly tidak mungkin tiada," ucap Erlie sudah ingin menangis. Mereka semua terus berusaha melakukan semua cara untuk bisa menemukan Perly. Bahkan Tier pun sudah membuat lubang yang besar di sana, namun Perly tak kunjung mereka temukan. Tak menemukan titik terang, Arli berteriak frustasi, menatap marah kala mata elangnya menangkap atensi Tier di depannya, "Bodoh!" hardiknya pada Tier, "Ini semua salahmu! Andai saja tadi kamu biark

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD