Cassandra melepaskan pelukan ibunya dan mulai menunjukan lowongan pekerjaan yang akan diidamkan oleh anaknya itu. Ibunya hanya manggut-manggut saja, karena kalau itu yang diinginkan oleh anaknya maka dia akan membiarkan anaknya itu untuk berkembang. Cassandra cukup beruntung, mempunyai ibu yang pengertian, walaupun ada beberapa bagian persetujuan yang tidak ia sukai seperti pekerjaan ghost writer dan menulis yang hanya bisa di lakukan oleh seorang pekerja paruh waktu. Tapi kalau untuk pekerjaan penuh waktu ibunya setuju-setuju saja bahkan mendukung dirinya. Ada banyak sekali pekerjaan mengenai yang berhubungan dengan dunia kepenulisan itu, dia akan mencoba semua lowongan itu satu demi satu. Dia berharap salah satu dari pekerjaannya itu akan menjadi jodoh dalam hidupnya kelak. Kalau suda

