Bab 73

649 Words

“Jadi begitulah ceritanya, aku merasa hari ini aku mendapatkan kesialan yang bertubi-tubi,” ucap Cassandra mengeluarkan segala isi hatinya kepada Dimas layaknya seorang teman lama yang baru saja bertemu. Cassandra merasa sangat nyaman mengeluarkan semuanya lewat perantara Dimas karena dia tahu Dimas adalah seorang pendengar yang sangat baik. Wanita yang sangat malang. Begitulah pendapat Dimas mengenai kondisi Cassandra yang cukup menyedihkan ini. “Sepertinya aku akan menjadi penganggur sejati selamanya,” ucap Cassandra merasa pasrah pada takdir. “Ini bukan Cassandra yang aku kenal! Cassandra yang aku kenal tidak akan menyerah seperti ini jika ada sesuatu yang belum dicapai oleh dirinya. Tentu saja, apapun tantangannya dia tidak akan menyerah sedetik pun sampai titik darah penghabisan.”

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD