Cassandra baru saja mendapatkan panggilan dari teleponnya yang merupakan panggilan dari Sebastian, semoga Cassandra datang tidak sia-sia karena dia yakin dirinya datang untuk pekerjaan. Karena untuk saat ini mood menulisnya sedang baik Sehingga dirinya tak mau menyia-nyiakan hal ini. Semoga pekerjaannya hari ini bisa berjalan dengan baik sebagaimana mestinya. Beruntung bagi Cassandra, karena banyaknya stok draft novel membuatnya sedikit terbebas dari Ayu. Cassandra pun akhirnya sampai di tempat yang dia tuju, dia pun mengetuk pintu rumah Sebastian degan sopan. “Selamat Siang Pak, ini dengan Cassandra. Bolehkah aku masuk?” Tak ada satupun jawaban, Cassandra pun lebih memilih untuk membuka pintu rumahnya sendiri dan melihat isi dalam rumah Sebastian yang sangat mewah ini. Cassandra pun ber

