Chapter 23

2829 Words

Ali memantapkan dirinya memasuki toko kue yang rasanya sudah begitu lama tidak ia pijaki. Sudah memastikan bahwa si pemilik toko sudah tidak ada di toko membuat Ali makin yakin untuk masuk. Ali mengedarkan pandangannya ke sekeliling toko yang sudah sepi itu hingga matanya menangkap Megi yang terlihat sedang membereskan beberapa barang. “Ngapain lo kesini?” Tanya Megi saat menyadari kehadiran Ali. “Sisi nya gak ada,” lanjutnya. “Bukan buat cari Sisi kok. Gue pesan satu red velvet ya sama coklat hangat, tolong antari ke meja yang di pojokkan.” “Tokonya udah mau tutup, gak lihat apa gue lagi beres-beres? Lagian ini udah jamnya toko tutup,” jawab Megi dengan nada ketus. “Please....” Ali menatapnya memohon. Entah mengapa ia terlihat begitu lelah. “Ya udah deh, tunggu bentar. Tapi jangan l

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD