“Si, dari baunya kayaknya udah gosong deh.” Sisi yang sedang melamun tersentak kaget saat mendengar suara Megi. Hidungnya langsung mengendus mencium aroma yang ada di dapur. Benar saja, bau gosong. Dengan cepat Sisi membuka oven. Ia mengusap wajahnya kasar saat melihat lagi-lagi kue yang ia buat hangus. Sisi mengangkat kue itu kemudian meletakkan di atas meja. Ia menghembuskan nafas kasar, ada apa dengannya? “Gue tahu lo lagi ada masalah. Tapi jangan sampai ganggu kosentrasi lo. Udah 3 loyang yang gosong hari ini,” ucap Megi lembut sembari mengelus bahu Sisi. Sisi menatap Megi merasa tidak enak. “Maaf Gi, gue gak seharusnya kayak gini.” “Lo harus semangat, ingat target kita buat toko ini,” ucap Megi memberi semangat. “Lo benar. Harusnya sekarang gue lebih konsentrasi buat toko ini.” M

