Semenjak adanya Nino, Devan memang menjadi lebih bersemangat lagi. Meskipun begitu dia juga bisa memberikan kasih sayang terhadap Mika sama rata. Kemudian Devan mendapat pesan dari Warda, jika malam ini Mika dan Nino akan menginap di rumah Barra. Dia pun segera menyelesaikan pekerjaannya secepat kilat, sebab beberapa hari ini tidak punya banyak waktu bersama istri karena selalu begadang sampai malam bermain dengan anak - anak. Begitu kelar, Devan tancap gas pulang ke rumah dengan hati berbunga - bunga. Warda yang hendak bepergian kaget melihat Devan yang pulang sore. "Tumben pulang sore, apa mau mengambil sesuatu? " tanya Warda. "Iya, tetapi aku butuh bantuan kamu untuk mencarinya, " jawab Devan berlagak panik. "Tapi aku mau ke panti asuhan," sela Warda. "Aku sudah tidak ad

