Ekspresi wajah Ibu kantin menunjukkan rasa penasaran. Kemudian Ibu kantin kembali menuju tempatnya yang agak jauh dari tempat duduk Ranti. Beliau buru-buru berjalan ke sana. Ibu kanti menemui suaminya yang sedang membuat Mie rebus pesanan salah satu mahasiswa pelanggan kantin. “Pak, Pak! Lihat Mbak mahasiswa yang duduk di sana?” Ibu kantin menunjukkan jari telunjuknya ke arah Ranti. “Iya, Bu? Kenapa memangnya?” Pak Sanusi melihat ke arah Ranti. Sedangkan wajah istrinya terlihat mengerutkan dahi. “Bapak lihat? Mbak mahasiswa itu sedang apa? Sama siapa?” Ibu Sanusi menanyakan sesuatu yang membuat Pak Sanusi bingung. “Lah memangnya kenapa, Bu? Mbak itu sepertinya sedang melamun. Mungkin ingat sama keluarganya, Bu. Rata-rata mahasiswa di sini kan asalnya dari luar daerah. Tapi ... bisa jad

