"Jangan lupa bahwa aku mempunyai dua kepribadian yang berbeda. bisa saja aku menjadi keras dan begitu kejam, tapi jangan lupakan jika aku juga bisa berubah menjadi humosih dan menggemaskan." **** "Telat terus!" Omelan dari gadis berambut panjang se lengan atas, tidak didengarkan oleh Navi. Cowok bertubuh tinggi dengan rambut tebal yang sedang duduk di atas motor hitam merah miliknya itu, justru menyengir tanpa rasa bersalah. Dia memerhatikan wajahnya di tampilan spion motor. Tampan. Iya, Navino Reagen memang sangat tampan. Hanya saja, kepribadiannya itu yang merupakan sisi buruk darinya. Cahaya pagi menyorot lurus ke arah wajah Maila yang ada di depan Navi. Wajah dengan hati yang sangat indah sehingga memancarkan aura begitu cantiknya. Gadis itu memegang dua s**u kotak. Yang satu rasa

