73. Nomor s**l

1151 Words

- "Hahaha. Biarlah aku kau benci di awal ini. Tapi aku jamin, kau yang akan mengejarku mati-matian di akhir nanti." -Flora Austra. - Navi mengacak rambutnya frustasi. Dia terus membaca tulisan Lila di sticky notes ungu itu. Argh! Rasanya Navi ingin teriak sekencang-kencangnya. Pergi ke tempat sepi, atau ke tempat yang tinggi. Dia ingin meluapkan segela apa yang ia pikiran. Apabila Lila sudah marah seperti ini, gadis itu pasti tidak mau berbicara dengan Navi. Seperti tadi. Lila sama sekali tidak mengeluarkan suara merdunya. Lila sama sekali tidak melirik ke arah Navi. Bahkan, saat Navi tadi hendak bertanya apa maksud dari tulisan di sticky notes itu, Lila langsung beranjak berdiri dan berpindah tempat ke meja paling depan. Navi menunduk. Dia mengetuk-ketukan kepalanya ke meja. Apa ya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD