LANGKAH Alden terhenti saat melewati kamar Trisha. Ia mengintip dari celah pintu kamar adiknya yang sedikit terbuka. Ia melihat seorang gadis yang sedang menyisir rambut. Kedua sudut bibir Alden tertarik samar ke atas. Alden memasukkan kedua tangan ke saku jaket hitam yang dikenakannya. Ia memutuskan untuk berjalan ke kamar sang adik. "Ehem, ehem. Ada yang lagi dandan, nih, kayaknya," kaya Alden, menggoda Trisha yang tidak sadar akan kehadirannya. Mendengar suara tersebut, Trisha secara otomatis menghentikan gerakan tangan menyisir rambut. Gadis berambut panjang itu menoleh ke sumber suara dan menemukan sosok laki-laki jakung yang berjalan pelan ke arahnya. "Eh, ada Kak Alden," ucapnya pelan sambil tersenyum. "Dandan apanya, sih, Kak. Trisha cuma nyisir rambut doang. Lagian, Trisha buka

