"INI rumah siapa, Al?" Alka turun dari sepeda motor vespa milik Delma. Ia melepas helm yang membungkus kepala. Namun, ia mengalami kesulitan. Delma pun segera tanggap untuk membantu sahabatnya itu. Alka hanya diam dengan perlakuan Delma itu. "Jangan diem aja. Pertanyaanku jawab kali," kata Delma. Alka tersenyum kikuk. Ketahuan sekali jika ia sedang kurang konstrasi. "Rumah temennya Alden. Dava namanya." "Kamu pernah ke sini?" Delma kembali bertanya. Ia menarik ke atas helm yang membungkus kepala Alka. "Pernah." "Ngapain? Dava itu ... cowok, 'kan?" Alka terdiam sejenak. Ia agak ragu untuk menjawab pertanyaan sahabatnya. "Eum ..., ada, deh. Udah, yuk, buruan." Delma memandang Alka dengan tatapan agak curiga. Ia merasa ada yang janggal. Akan tetapi, ia hanya mengangkat bahu dan membia

