Chapter 12

1218 Words

*** Vivian masih terus tersenyum sambil memandangi ponselnya. Ada 12 missed call yang tadi tidak terjawab karena dirinya terlalu sibuk dengan Dovy. Detik ke lima setelah pesannya masuk, nama dokter Keano langsung terlihat di layar panggilan ponselnya. Tentu saja Vivian mengangkatnya dengan senang hati. "Halo," sapanya sambil menggigit bibir. Vivian merasa seperti remaja SMP yang baru pertama kali ditelepon cowok populer di sekolahnya. "Astaga ... Aku kirain ke mana dari tadi ditelepon nggak diangkat-angkat." "Maaf. Memang ada apa, dok? " Pertanyaan polos itu meluncur begitu saja. Membuat Rima yang menyimak pembicaraan mereka melotot tidak percaya. "Ng ... Nggak papa sih. Kangen aja." Pipi Vivian kembali bersemu. Rima hanya menggeleng tidak mengerti dengan reaksi sahabatnya itu. "Do

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD