Chapter 31

791 Words

*** Wanita itu kembali melirik arlojinya. Sudah lima menit orang yang ditunggunya melewati waktu yang dijanjikan. Gerak-geriknya terlihat gelisah. Tidak memperdulikan tatapan lelaki-lelaki yang mulai mengganggu. Dia memeriksa ponsel kembali. Masih belum ada jawaban. Sofia terus menoleh kearah pintu keluar foodcourt sebuah Mall. Matanya menemukan seseorang yang dikenalinya itu melangkah masuk dengan anggun. Dia Rasya. Teman sefalkustanya saat di Jogjakarta 10 tahun lalu. Sudah lama mereka lost contact, dan beberapa hari lalu Rasya menghubunginya, mengatakan bahwa dia melihat sang Papa berada di sekitar rumah sakit tempatnya berkerja. Bersama Vivian. Yang Sofia yakini adalah anak yang Papa nya sembunyikan itu. "Hai," Rasya menyapa ramah. Cipika cipiki selayaknya teman lama yang s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD