Chapter 10

1041 Words

*** Mega membantu Rasya melepaskan baju hijau setelah operasi yang mereka jalankan selesai. Sedikit bingung kenapa wajah cantik dokter Rasya tampak murung seharian ini. Berkali-kali juga Mega melihat dokter Rasya menghela napas. Dirinya ingin bertanya, tapi sungkan. “Kamu mau ikut saya ke bawah, Meg? Beberapa barang saya ketinggalan di mobil.” Mega mengangguk, meskipun dia malas sekali. Tapi kali ini tidak berani menolak karena sepertinya suasana hati dokter Rasya sedang buruk dan membutuhkan teman. “Saya nggak lihat Keano seminggu belakangan.” Memasang telinga, akhirnya Mega mengetahui alasan dokter Rasya murung. “Tadi pagi kayaknya dokter Keano ada, dok. Saya lihat di meja resepsionis.” Sama di depan ruangan Vivi. Dokter Rasya menoleh, matanya terlihat meminta kepastian. “Jadi di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD