Hiks

765 Words

Pov Kirana Bolehkan aku mengeluh atas apa yang terjadi padaku? Jika boleh aku ingin menumpahkan segala kesedihanku dengan sebuah air mata kepedihan "hiks hiks aku hanya ingin hidup bahagia tapi kenapa aku harus semen derita ini hiks hiks?" Tangisku di dalam kamar yang lebih mirip gudang dari pada sebuah kamar akan tetapi apalah dayaku, aku hanya bisa menerima tanpa bisa menolak. Aku memang berhasil menyelamatkan bibiku dari kematian tapi aku membuat hidupku menjadi tidak tentu arah bahkan aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan untuk selanjutnya, Kusuma serta Ayu mungkin sudah hidup bahagia saat ini tapi berbeda denganku yang hidup penuh kesedihan. TOK TOK TOK Suara ketukan pintu yang keras membuatku menghapus air mataku lalu membuka pintu kamarku dan ternyata yang mengetuk pintuku a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD