A Little Angel

1542 Words

Pagi-pagi sekali aku sudah terbangun. Setiap pagi, pemandangan wajah tampan inilah yang kudapati. Priaku, milikku. Tanpa sadar, aku mulai memperhatikan setiap jengkal wajahnya. Ketika priaku ini terlelap, dia tampak begitu polos dan dapat dikendalikan. Berbeda sekali ketika dia terjaga, lalu berdiri di depan pekerjanya, pria itu bisa berubah menjadi Mateo yang berbeda. Tatapanku jatuh pada mata priaku yang sedang terpejam. Jika dia membuka mata, maka aku akan menemukan mata biru secerah langit siang. Indah, membuatku betap menatapnya lama sekali. Alisnya tebal dan rapi, seperti seseorang sengaja membentuknya. Hidungnya pun mancung. Bibirnya tebal serta sangat merah mudah, menggemaskan sekali untuk dikecup saat ini. Pria ini selalu berusaha keras membuatku tersenyum. Dia menghangatkan hati

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD