SELAMAT MEMBACA Lily mengusap kedua matanya dengan sebelah tangan secara bergantian kemudian terduduk sembari merenggangkan seluruh ototnya yang sedikit pegal. Perlahan ia menolehkan kepalanya kearah jendela kaca besar yang memperlihatkan suasana kota yang sebentar lagi menjemput malam. Lily tersentak setelah beberapa menit di posisinya, sudah berapa lama ia tidur hingga tak sadar malam akan datang bahkan sekarang ia sudah ada di apartement milik orang lain. Eungh.. Jantung Lily berdetak tak karuan ketika suara lenguhan samar terdengar disampingnya, Lily menolehkan kepalanya kemudian kembali terlejut dalam diam ketika melihat Sehan telah tidur disana juga dengan kemeja polos yang masih melekat sempurna di tubuh atletisnya. "A.. apakah aku bermimpi?" batin Lily. Seharusnya di kantor

