Part 17 : Senjata Balasan

1523 Words

“Apakah ini tidak terlalu sadis Jackson? Kau benar-benar memaksanya.” Ujar Robin setelah melihat Jackson mengirimkan pesan pada Gloria.   Jackson menyeringai kemudian terkekeh pelan. “Ini satu-satunya cara agar dia datang dan tinggal bersama kami. Jika tidak begini, dia akan tetap keras kepala.” Ia kemudian mendongak menatap Robin yang sedang berdiri di ambang pintu. “Kau pikir ada cara lain?”   “Selalu ada.” Ujar Robin kemudian mendudukkan dirinya dihadapan Jackson. “Jika memang kau ingin membuat sebuah keluarga untuk Gerald. Bukankah lebih baik kau melamarnya? Buat dia jadi istrimu, bukan hanya kau anggap sebagai perempuan yang melahirkan Gerald.” Robin menyatukan kedua tangannya. “Coba kau pikir, memang selama ini Gloria seperti ini karena apa? Karena dia kesal dengan sikap pemaksam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD