Eshan sudah berada di bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Ia terlihat tergesa-gesa menuju parkiran mobil. Saat sampai, Eshan dengan segera mengendarai mobilnya menuju Villa di Ubud, Bali. Selama perjalanan, ia mencoba menghubungi Jinora, tetapi sayang … wanita itu tidak menjawab satupun dari penggilan itu. Hal itu membuat Eshan semakin khawatir, karena jarak antara bandara menuju Villa lumayan jauh. Eshan memutuskan untuk berhenti di sebuah minimarket untuk membeli minuman dan juga beberapa makanan dan roti. Ya, pria itu melupakan perutnya yang belum terisi makanan sedikit pun sejak siang. “Kamu kemana aja sih, lama banget angkat teleponnya?” gerutu Eshan. Eshan menepuk dahinya dengan keras, mengapa ia begitu bodoh. Bukannya di dalam villa ada telepon rumah yang bisa ia hubungi kapan saja

