Jinora 67

1257 Words

Dering ponsel milik Eshan membangunkan ke duanya dari tidur nyenyak semalam. Eshan meraih ponsel miliknya yang berada di atas nakas untuk menerima panggilan telepon itu. Di sana tertera nama Kenny yang menghubungi dirinya, dan Eshan segera menekan ikon hijau pada layar ponsel itu. “Ehm, ada apa, Ken?” tanya Eshan. “Masih tidur kamu? Astaga, udah siang ini,” ujar Kenny dari seberang telepon. “Habis begadang semalam, ada apa?” “Pantesan … ada info nih, soal pernikahan yang mau kamu lakuin di Eropa,” jelas Kenny pada Eshan. “Ada apa?” “ Katanya kamu harus tinggal di sana minimal dua minggu, aku udah nego itu dari tiga bulan,” jelas Kenny lagi. “Apa? Lama amat sih. kan aku maunya minggu depan langsung gitu,” ujar Eshan. “Iya tau, tapi dari pihak sananya minta begitu, jadi gimana?” “Y

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD