36. Dia Kembali, Kau Pergi

1214 Words

William memberikan air dan serbet pada Illeana yang baru saja selesai makan. “Kau masih tetap rakus seperti dulu,” komentar William. Illeana mengangkat wajahnya, menatap pria itu. “Tak semua orang bisa mengubah kebiasaan. Selagi itu tak merugikan orang lain, aku akan mempertahankannya,” balas Illeana acuh. William sedikit mencibir. Selesai makan mereka bersantai di tepi pantai, bermain air, selfie, dan melakukan hal- hal yang biasa mereka lakukan saat bersama. William hanya mengawasi dari jauh, sama sekali tidak bisa ikut nimbrung. Duduk di hamparan pasir, William menatap jauh ke lautan. Angin kencang yang menerpa dia acuhkan meskipun efeknya tidak baik untuk kesehatan tubuhnya masih rentan setelah di rawat karena kelelahan. Tapi selama pikirannya tenang, dia tidak akan apa- ap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD