Di sepanjang perjalanan Rebecca hanya bisa menangis terisak sambil menggeram frustasi, ia benar-benar sangat ketakutan sesekali ia menatap ke belakang kaca taksi melihat dua mobil tengah mengikuti taksi yang di tumpangi nya. Rebecca duduk memeluk dirinya sendiri sambil terus terisak dan menyuruh supir taksi untuk terus menambah kecepatan laju taksinya menghindar dari kejaran dua mobil yang tengah mengikuti nya. Rebecca tidak ingin ia tertangkap lagi oleh Robert, ia tidak ingin dijual, ia tidak ingin nasibnya berujung tragis di tangan sang Ayah. Rebecca menggeleng dengan keras sambil menutup wajahnya dengan tangannya. Tiba-tiba taksi yang ditumpangi Rebecca berhenti hingga membuat tubuhnya sedikit terhuyung ke depan karena sang supir mendadak mengerem ketika melihat dua mobil yang berwar

