9

807 Words
HAPPY READING "Yah?"panggil Jake kearah sang ayah yang dari tadi melamun terus ketika mereka tidak sengaja bertemu sang papa tidak terduga "Ayah!!"panggil Jake sekali lagi dengan agak keras dan menepuk pundak sang ayah "Ah iya ada apa nak?!" "Ayah kenapa? Ayah sakit?"tanya Jake sembari duduk disebelah kiri sang ayah "Enggak ayah gak apa apa kok"menggeleng cepat sembari memegang tangan sang anak semata wayangnya "Jangan melamun ayah,aku tahu papa pergi meninggalkan kita demi pria lain yang lebih kaya dan cinta pertama nya" "Ayah tahu emang ayah sama papamu itu hanya menikah dengan perjodohan tapi kenapa rasanya sakit ketika ayah sudah jatuh cinta pada papamu dan papamu lebih menceraikan ayah"Jungkook sembari memegang dadanya,Jake hanya mengelus punggung sang ayah dengan menyemangati "I know,tapi lupakan saja papa ,ayah.ayah juga butuh bahagia " "Apa dengan menikah lagi juga ayah bisa melupakan sang papa "ide Jake kepada Jungkook "Ayah gak tahu"bingbang Jungkook menatap sang anak "Dicoba dulu yah "ujar Jake menatap sang ayah yang diam saja "Iya ayah akan coba"ujar menjawab Jungkook sembari mengelus perut buncitnya Jake dengan halus menuruti ucapan sang anak Keesokan harinya... Pagi hari yang cerah,ketika Jake beristirahat yang baru membersihkan rumahnya, dengan duduk di kursi ruang tamu sambil kakinya diluruskan ke depan meja Ketika disaat Jake perlahan memejamkan mata nya karena lelah , tiba-tiba suara pintu dari luar rumah nya terdengar membuat terganggu tidur nya. Tok Tok Tok Suara ketukan pintu dari luar rumah nya Jake,Jake beranjak dari tempat duduknya dan keluar melihat siapa yang datang bertamu kerumahnya karena tidak mungkin teman ayahnya karena teman ayahnya itu pasti ke kafe bukan kerumah tapi Jake tetap bukain takut penting. "Siapa"ujar Jake bersamaan dengan membukakan gagang pintu rumah terlihat seorang laki-laki yang Jake hindari Ketika Jake akan menutup lagi pintunya Jake tidak cepat karena orang itu menahan pintu rumah Jake "Jake papa mohon...papa mau menjelaskan semuanya..."suara yang ia benci,Jake menatap ke depan tajam masih dengan memegang door handle "Apa yang papa jelas kan aku tidak mau ketemu papa selamanya!!"Jake dengan kasar menutup mendengar itu Taehyung menunduk kepala nya begitu sakit "Pa?"tanya jungwon kearah papa nya yang sedih dan tiba-tiba akan Taehyung ambruk ke tanah tapi sigap Niki menahan Taehyung terlihat Taehyung sudah tutup matanya. "Papa"Niki berusaha membangun kan Taehyung dengan menempuk nempuk pipi Taehyung tapi Taehyung tidak merespon apapun membuat mereka jadi panik dan membawa masuk kedalam mobil dan menjalankan mobilnya kecepatan pergi dari sana dan membawa tubuh itu ke rumah sakit Mereka juga sudah menelepon Daddy mereka dan Hyung mereka yang bersama Daddy mereka Seorang pria dengan langkah cepat menuju ruangan pasien yang suaminya tangani oleh dokter,dan ia melihat lebih dulu adalah anak anak yang wajah khawatir mereka "Jungwon,Niki ada apa dengan papa kalian"khawatir jin menghampiri mereka yang dari tadi diam dan beranjak berdiri "Papa pingsan dad"ujar jungwon menunduk kepalanya dan Niki juga karena tahu kalau Daddy mereka marah hukuman mereka tidak main-main. "Apa karena anak kandung nya?"ujar jin menatap tajam dingin , jungwon Niki hanya mengangguk tapi menggeleng kepala membuat jin menghela napas berat "Daddy tahu kalau kalian suka anak papa kalian dan sekarang cucu Daddy ada diperut nya..."ujar jin membuat kaget mereka berenang karena tidak percaya kalau Jake hamil. "Hah , maksud Daddy apa? Sekarang Jake ..hamil."ujar heeseung menatap binar kearah sang ayah ,jin hanya mengangguk tapi sebelum senang mereka berenang tersenyum pahit mendengar perkataan Daddy nya "Kalian harus siap dulu pukulan papa kalian itu karena sudah menghamili anaknya,dan sekarang Jake tidak mau bertemu kalian karena Daddy kalian harus berusaha mendapatkan hati ayah Jake nya juga, karena masa lalu Daddy dan ayah Jake belum kelar."membuat berenang hanya diam tidak bisa berbuat apa-apa, mereka harus berpikir dulu untuk mendapatkan penyetujuan dari dua orang tua kekasih mereka,dan kekasih mereka juga Udah diklaim menjadi calon istri mereka Belum apa apa udah diklaim jadi istri aja Ketika mereka berdiam dan hening tiba tiba seorang dokter perempuan keluar "Apa kalian keluarga pasien"tanya dokter itu mereka mengangguk kepala dan berkata iya. "Pasien sekarang hanya stress aja,jangan membuat dia banyak karena penyakit nya kambuh lagi dan pingsan seperti ini" "Iya dokter"ujar jin menjawab ucapan dokter itu setelah itu dokter itu pergi Dan meninggalkan mereka "Daddy tidak mau hal ini terjadi lagi "ujar masuk kedalam ruangan VVIP yang anaknya pesan. "Sayang jangan hal membuat stress, jangan pikirkan tentang itu ya kamu harus istirahat dulu"jin mengelus suram rambut Taehyung yang sudah panjang "Apa aku bukan papa yang baik ya mas?"mata berkaca-kaca dan mengeluarkan air mata jatuh dipipi, jin menggeleng berkata "Kamu papa yang terbaik sayang"ujar menenangkan pikiran Taehyung yang sedang hancur "Sekarang anak kandungku sendiri tidak mau melihat ku lagi mas ..hiks ..uhh ..hiks aku tidak kuat mas melihat tatapan tajam itu kepadaku,dan ia tidak mau melihat sedetik itu kepada ku,se benci itukah Jake kepada ku.."tangis Taehyung tidak sanggup berkata kata lagi ,jin memeluk dan mengusap punggung Taehyung dengan lembut dengan memenangani Taehyung yang sedikit. "Kamu hanya perlu menjelaskan kan saja sayang pasti Jake mengerti"ujar jin TBC
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD