Halooo guys
Sekarang aku baru update ceritaku
Semoga suka.
HAPPY READING
Sekarang dimana Jake sadar dari pingsan nya tapi ketika yang ia lihat ayahnya menatapnya dengan datar dengan bersedekap tangannya di d**a.
"Ayah?"panggil Jake ke ayahnya tapi sang ayah menjawab dengan deheman tanpa mengalihkan pandangan ke arah perut sang anak


Dengan jutek dilihat kannya
"Aku kenapa?"tanya Jake tapi sang ayah tak menjawab
"Kamu hamil."ucap Jungkook tegas kepada Jake
"APA!!!"sambil memegang perutnya sembari menangis sesenggukan mendengar tersebut
"Itu benar"
"Ayah gak tau lagi harus apa lagi"
"Kamu harus temui mereka atau kalau gak dari salah satu dari mereka untuk menikahi mu nak"
"Tapi tak mungkin ayah,aku...kan laki."ujar Jake tangan nya gemetar tanpa menjawab ucapan
"Huh ayah juga gak tahu tapi itu bener bener terjadi."memegang tangan lembut kearah sang anak mengelus rambut Jake
"Hiks hiks hiks "Jake tiba-tiba menangis sesenggukan mendengar tersebut lagi dan sang ayah memberikan foto perutnya yang didalamnya terdapat sang bayi

"Sudah lah nak terima saja"
"Ayah nanti akan sama membantu mengurus mu"ujar Jungkook terlihat kelihatan baik baik saja di depan sang anak tapi tidak hati nya
"Tapi kita bisa mengugurkan kandungan nya ayah"ucap Jake ngelantur
Plakk
Tidak segan segan menampar pipi mulus Jake membuat memegang pipi tersebut dan menunduk
"Maaf nak ayah tak sengaja tapi itu kamu jangan bicara seperti itu nak ,itu anak kamu sendiri"ucap Jungkook sembari memeluk erat tubuh Jake
Jake hanya diam tidak menjawab ucapan
"Nak?"Jungkook melepaskan pelukannya dan memegang bahu Jake terlihat pingsan.
"Astaga nak?"
"Bangun nak?"
"D-Dokter!! "Teriak Jungkook sembari memencet tombol panggilan di sebelah nya
Dokter dan perawat datang menangani Jake
"Bapak keluar dulu kami akan menangani anak bapa"ucap perawat , Jungkook menyetujui nya dan keluar dari kamar inap Jake
"Huh"Jungkook duduk di kursi panjang sembari menunggu berita tentang sang anak
"Jungkook"panggil seorang laki-laki dengan menghampiri Jungkook
"Eh Eunwoo apa kabar lo?"menyapa orang yang didepan yang bernama Eunwoo
"Lo kesini kenapa ,Lo sakit?"
"Bukan om yang sakit tapi anak gue yang sakit"
"Gue ikut prihatin dengan nya"
"Sekarang apa keadaan nya kook"tanya Eunwoo
"Dia sekarang ditangani oleh dokter "jawab Jungkook
"Oh,aku boleh nemenin Lo gak Jungkook?"ujar Eunwoo
"Boleh kok"
"sekarang lo kerja apa?"tanya Eunwoo Duduk disebelah Jungkook
"gak tahu tapi mau buat tempat makan,dan pindah dari rumah lama woo"
"Oh,butuh bantuan gk? "
"Gak usah Eunwoo,gk mau merepotkan orang "
"Gak merepotkan kok,kan kita teman, tidak ada ngerepotin kok"
Ketika mereka berbincang bincang keluar lah dokter yang memeriksa kondisi Jake.
"Dok kenapa dengan anak saya?"
"Anak anda terlalu banyak pikiran dan pesan saya jangan ganggu pikiran nya, sekarang pasien boleh di lihat kalau begitu saya permisi dulu"setelah itu tinggal lah mereka berdua
"Hah?"bingung Eunwoo
"Jadi anak Lo hamil tapi seingat gue, anak Lo laki?"
"Gak tahu gue juga Eunwoo ini sebuah berita Sangat langkah tapi aku mau lihat kondisi anak gue dulu"
"Oh yaudah,apa gue boleh jenguk anak Lo?"
"Boleh"
Eunwoo dipersilahkan masuk oleh Jungkook dan terlihat seorang laki-laki bermuka pucat tertidur di kasur rumah sakit
Dan mengusap rambut Jake lembut
"Nak cepat lah sembuh ayah gak mau kamu seperti ini"batin Jungkook sembari menatap wajah pucat sang anak
TBC