guntur asik bermain basket dilapangan disana ada rangga dan marvin dan juga leo. guntur melihat fero teman dekat felicya dari kecil. fero tau kalau guntur selalu gangguin felicya disekolah karena kejadian kemarin ada teman fero yang memotret guntur yang lagi mencium paksa felicya, sehingga fero geram terbakar cemburu buta,
"lo ga usah ganguin pacar gue, lo juga harus diberi pelajaran karena sudah buat pacar gue diusik oleh elo, fero menunju guntur dengan tatapan tajam,
rangga dan marvin mulai geram dengan fero hendak menarik baju fero dihalangi guntur, " angga, marvin jangan main keroyok tandanya kita ga jantan, rangga dan marvin hanya mendengus kesal melihat fero yang mencari keributan.
"fer, lo gue tantang balapan nanti habis pulang sekolah, kalau gue menang felicya milik gue, tapi kalau gue kalah gue mundur gimana? guntur membuat kesepakatan dengan fero.
" gua Terima tantangan elo, ingat nanti dijalan mangku 2, gua tunggu elo awas kalau elo ga datang gua habisin elo, fero pun pergi sambil menunjuk guntur. rangga dan marvin hampir saja kehilangan kesabarannya.
"g*n, gue yakin dia bakal main curang, mending lo ga usah ladenin g*n, kita ajak tawuran aja gimana? rangga mencoba membujuk guntur,
" rangga,, kita lihat saja nanti kalau dia ngibusin kita baru kita bergerak, jangan kita gegabah, guntur mencoba menenangkan rangga,,
"marvin lo dan rangga cari tau info tentang fero dulu, biar gue yang urus motornya, kebetulan daren punya motor ninja olahan juga,
" baik bro, jangan lupa kami tunggu di jalan mangku 2 sore nanti,
"ok sip, bro kalian tenang saja semua bakal Baik saja. rangga dan marvin mencari informasi tentang daren sementara guntur menemui daren.
ternyata ada felicya yang lagi asik bercanda dengan daren cukup intim tapi guntur tak peduli soal itu kedatangannya cuma untuk mencari daren, " tumben elo kesini g*n, jangan bilang lo mau nyewa motor.
guntur hanya terseyum tipis, "benar bro, ohya pacar mu kalau dilihat liat cukup familiar juga, jawab guntur sambil nyindir felicya,
" bro, dia pacar fero bukan gue, elo mau kenalan dulu biar akrab. siapa tau elo bisa jadi teman dekat kayak gue dan felicya,
"gua kesini, bukan nyari cewek ataupun pengen kenalan, gue mau minjam motor yang kemarin,
" kak daren, sepertinya aku harus pergi dulu ada keperluan mendadak, felicya yang dari tadi merasa tak dianggap pura pura cari alasan,
'"fero itu disana, guntur menunjuk ke arah fero yang lagi asik menikmati rokoknya di belakang sekolah,
"ga usah sok tau lo, gue pamit dulu, dah kak daren. felicya pun pergi mencari kedua sahabatnya kania dan putri.
" kalian ternyata disini, rupanya felicya menemukan kedua sahabat nya lagi asik latihan band,
"eh bukanya kamu barusan ketemu kak daren tadi,?
" iya sih, tapi aku cuma ngobrol biasa saja lagian kak daren udah banyak bantuin gue disekolah, yang aku penasaran kenapa cowok yang menyebalkan itu kenal sama kak daren?..
"siapa yang lo maksud feli, aku sama sekali ga tau siapa cowok yang suka ngusik elo?
" udah put, nia ga usah bahas, yang penting kalian berdua ada selalu buat gue,
kania dan putri memeluk felicya mereka adalah sahabat yang setia dari SMP tak terpisahkan.