Keraguan

1523 Words

Arga menyentuh leher dengan tangan kirinya. Mengusap beberapa kali sambil menoleh ke sekeliling. Ia merasakan bulu kuduk berdiri. Malam yang larut dan sepi tak membuat Arga takut. Laki-laki ini sangat pemberani. Bahkan ia terbiasa berteman kesendirian saat berburu. Malam ini ia bisa merasakan ada sesuatu yang aneh. Arga memperhatikan sekitar tapi tak menemukan siapa-siapa di tempat ini. Arga sadar sudah selarut ini tentu semua orang sudah pada tertidur. Sudah sampai di rumah tapi ia enggan turun dari mobilnya. Arga menyandarkan kepalanya sambil memejamkan matanya. Pikirannya sedang bertarung hebat dengan suara-suara yang ingin menjerumuskan dirinya ke lubang derita. Ia masih bisa berpikir jika dirinya merasakan berat menghadapi cobaan ini. Cinta yang membara antara dirinya dan kekasihn

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD