Sampai kapanpun Latika Pala akan tetap mengincar Ranu dan beberapa orang yang sudah berani mengkhianatinya. Latika tidak akan mempermasalahkan jika ia mengeluarkan banyak uang demi tercapai keinginannya. Seorang Latika paham jika mengerjakan tugas besar juga butuh biaya besar. Dunia perdukunan sudah ia geluti sejak lama. Ia terbiasa meminta pertolongan kepada dukun yang sudah ia kontrak. Dukun yang biasa menangani semua masalah Latika. Ia sudah terikat dengan orang ini dan sepertinya tidak mudah untuk melepaskan diri. Ia harus bertanggung jawab untuk sering memberikan mahar. "Bagaimana jika dukun kita tidak bisa menghantam Ranu?" Latika menoleh kearah Samudera, memperhatikan laki-laki yang sibuk dengan handphonenya. Samudera tidak begitu mendengarkan Latika, karena asyik membalas pesan d

