Waktu tidak akan terulang kembali. Kalimat itu yang membuat Lala memilih serius memikirkan rencana hidupnya. Semakin dewasa Lala semakin sadar bahwa apa yang sudah terjadi di masa lalu tidak akan terulang lagi. Tubuhnya semakin bertumbuh menjadi wanita dewasa. Ia bukan lagi seorang anak-anak yang tingginya saja tidak sampai setinggi papanya. Masa-masa lalu tidak akan terulang lagi dan ucapan Papa Adriel saat itu membekas kuat dalam ingatan Lala. Lala dan Papa Adriel duduk dengan nafas terengah-enggah diatas rumput. Mereka sedang bermain di taman belakang rumah mereka. Sore itu mereka berpiknik di taman belakang, Lala dan Papanya bermain gelembung sabun sementara Mama Mila dan Kala duduk di atas kain piknik yang mereka bentangkan ditaman belakang rumah mereka. Papa Adriel tersenyum sambil

