Adriel sadar kalau menjadi seorang papa dan suami yang baik diperlukan usaha dan pengorbanan. Adriel pernah mengalami menjadi anak yang kurang kasih sayang kedua orang tuanya. Kedua orang tuanya sama-sama sibuk dengan kegiatan mereka dan keduanya memilih menomorduakan Adriel dan Arinka. Adriel dan Arinka tumbuh besar lebih banyak bersama dengan orang-orang yang Ibunya pekerjakan untuk menjaga mereka. Adriel dan Arinka jarang bertemu kedua orang tuanya bahkan pernah keduanya tidak bertemu kedua orang tuanya selama beberapa hari. Adriel tidak mau Ariella mengalami hal yang sama dengan apa yang ia alami di masa lalu. Walau sekarang kedua orang tuanya menunjukan kasih sayang mereka padanya namun tidak bisa dipungkiri bahwa ingatannya akan masa kecilnya tidaklah berubah. Ia tetap mengingat ba

