58

1561 Words

"Apa ini, Lan? Kenapa kamu tiba-tiba jadi demam gini?" Anika panik saat di pagi hari ia menemukan suaminya yang masih bergelung di selimut meskipun hari sudah sangat siang. Ia sudah siap memarahi Orlando, tapi justru terkejut saat mendapati tubuh suaminya dalam keadaan panas dan berkeringat. Anika bahkan tidak menyadari kapan suaminya itu mulai mengalami demam tinggi. Orlando mengerang pelan dan berusaha membuka matanya. "Pusing banget," keluhnya parau. Anika menatap cemas pada Orlando dan membantu Orlando untuk bangun. "Aku lap badan kamu dulu, setelah itu kita ke rumah sakit," ujarnya. Orlando menggeleng pelan, "Aku cuma butuh tidur aja, Ka. Nanti kalau bangun juga udah baikan," tolaknya. Anika berdecak cukup keras sambil memaksa Orlando bangun. "Engga bisa! Pokoknya kita harus

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD