60

1720 Words

Saat ini Naura, Nevan dan yang lainnya sudah ada di kantin. Mereka sedang mengantri untuk memesan makanan, sebenarnya yang mengantri hanyalah Nevan, Rama dan Ilham saja karena Naura, Meira dan Nabila mereka diminta untuk duduk di meja saja. Kini mereka sudah duduk menunggu. "Naura, sumpah ya Lo beruntung banget woy. Astaga Lo sama Kak Nevan tadi tuh kiyowo banget tahu ga sih." ujar Nabila kepada Naura. "Kiyowo apanya sih Nab, kan gua dah bilang Kak Nevan tadi tuh marah sama gua. Gua aja kaget kak Nevan kayak gitu sama gua. Malah manggil sayang lagi kan. Aduh klepek-klepek banget gua." ujar Naura pada mereka. "Nah ya itu, ya itu. Lo salah dari awal, itu tuh Kak Nevan lagi ngambeknlo malah bilang marah. Denger ya Nau, marah sama ngambek itu beda. Be-da." ujar Nabila sembari ia menekankan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD