Ia patah, berserak, berantakan tak keruan. Begitulah hati Andreas saat ini. Ia terpengkur di sofa bed layaknya balon kempes, tak berdaya. Namun tatapannya berkilat-kilat saat ia kembali mengingat kata-kata Wiranto, bahwa Arini adalah mantan istrinya. Namun Andreas sedikit merasa lega, bahwa akhirnya ia mengetahui Arini masih hidup. Tapi di mana wanita itu sekarang? Andreas tak mengindahkan tatapan beberapa pasang mata yang sejak tadi memperhatikannya dalam diam, mereka iba namun tak berani berbuat apa-apa. Laki-laki itu terlihat mencari-cari pelampiasan. Benar saja, sambil menahan gejolak dalam d**a ia menjambak rambutnya sendiri. Ia lebih mirip orang gila saat ini. Dari jarak yang tak begitu jauh, Sandra dan Vino hanya mampu menatap bosnya itu, keduanya hanya saling menatap lalu

