Abang Ganteng

1432 Words

“Ini yang elo bilang restoran?” Bian mengamati suasana sekeliling, tempat di mana ia berada. Di tempat ini tidak ia jumpai kursi satu pun. Hanya ada beberapa bilik bambu yang dilengkapi satu meja, beralaskan karpet hijau di tiap bilik. Sementara di atas masing-masing bilik, tergantung lampu lampion. “Ini namanya kafe ‘Lova Food’, warung makan bertemakan bambu. Rasa makanannya termasuk enak dan yang paling penting hemat di kantong. Terutama buat orang-orang yang lagi kere,” ucap Milka menjelaskannya bak pemandu wisata. Seketika Bian menundukkan kepalanya, memperhatikan pakaian yang dikenakannya. “Gue bukan orang kere kali, Mil,” celutuk Bian sembari mencelupkan tangannya pada mangkok kecil berisi air, lalu menyipratkannya pada wajah Milka yang ada di depannya. Milka berusaha melindungi w

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD