112. Please Stay

1353 Words

Obi POV. “Tayang…..” rengekku mengejar Karin yang berjalan cepat di area rumah kakek Noni di daerah TEA house, Dago Bandung. Hadeh…udah udaranya dingin sekali, di tambah hubunganku dan Karin yang juga dingin karena kami masih perang dingin. “Apalagi sih Bi!!!, gak kelar kelar ganggu gue” bentaknya setelah aku berhasil menangkap tangannya. Aku menghela nafas. “Aku rindu kamu….” jawabku jujur. Karin berdecak lalu melengos setelah menarik lepas tangannya yang aku cekal. Aku menghela nafas lagi, berusaha menekan emosiku. Akan berantakan lagi kalo aku ikutan emosi, aku ingat papi bilang, kalo perempuan marah jangan di bawa emosi juga, nanti bukan masalahnya beres malah akan merembet ke hal lain. Lalu masalah yang sebelumnya malah tidak selesai. “Eh!!, pemandangannya bagus banget Tayang…l

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD