80. Nyosor Sih

2491 Words

OBI POV. “Pih minta dana sponsor dong” rengekku waktu kami makan malam. Papi mengerutkan dahinya. “Masih berharap jadi besan juragan minyak gak?” kataku lagi. Papi terbahak dan mami sampai tersedak. “Memangnya kalian udah jadian?” ejek mami. Aku lirik adik dan kakakku yang melanjutkan makan. “OTW, soalnya nyai sama calon sultan kampret udah mau gencatan senjata, paling bentar lagi menjalin hubungan bilateral lagi” jawabku lalu terpotong karena adikku terbahak. “Gak sekalian bentuk ASEAN” ejeknya. Baru semua terbahak. “Lalu?” tanya mami. “Perawan jendral udah kibar bendara putih sama pujangga milenial, jadi Karin bentar lagi pensiun jadi ketua dewan perdamaian, apa pengacara public, jadi bisa focus Tayang Tayangan sama aku” lanjutku. Semua ngakak lagi. Aku memang selalu cerita p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD