Bab 29

1206 Words

Rani menatap wanita itu dengan hati berdebar-debar. Selama menjalin kehidupan di dalam keluarga Fatih, baru kali ini dia bertatapan berdua saja dengan Dini. Wanita itu lantas duduk tanpa mengalihkan matanya dari wajah Rani yang memucat tiba-tiba. "Aku ingin tanya satu hal denganmu." Dini mulai menarik napasnya lalu mengembus sebagai tanda dia sedang serius. "Apa kamu mencintai adikku--Fatih?" Rani mendongak. Ia bingung harus bilang apa. "Jawab saja dengan jujur. Tidak usah takut atau khawatir akan dikeluarkan dari perusahaan. Karena kau menikah dengannya hanya karena harta. Hanya karena ingin melunasi hutang Bapakmu yang menyusahkan kami. Ingat, harusnya kau dan Ibumu tau diri." "Maaf, saya hanya mengikuti permintaan Om Bram. Beliau sudah sangat berjasa pada kami. Lagipula, kami semu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD