17

1053 Words

"Pergi sebelum kupanggilkan polisi." "Siapa yang peduli dengan polisi di kampung seperti ini, paling paling aku hanya akan ditegur dan aku bisa menjelaskan semuanya." Sungguh aku kehabisan cara untuk mengusir pria nekat yang ada di dalam rumahku ini. Aku tidak punya pilihan lain selain mengambil langkah untuk keluar saja dari rumah agar tidak menimbulkan fitnah yang tidak diinginkan. "Baiklah jika kau tidak mau keluar, maka aku saja yang keluar!" "Jangan, tunggu!" Dia mencegahku saat meraih jaket dan memakai sandalku. "Kau tidak berhak mencegahku, kuusir dari tempat ini saja kau tidak mau, jadi kalau tidak mempan dengan perintahku, maka aku tidak punya pilihan selain keluar dari rumah ini dan pergi ke tempat RT untuk melapor bahwa seseorang sudah memaksa masuk rumah dan tidak mau ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD