“Bisakah kita makan di tempat normal?” tanya Yuruizawa setelah selesai melirik dua orang yang berada tepat di sebelahnya. Bukan hanya itu, Yuruizawa bahkan merasa muak dan lelah memelototi mereka berdua dan tetap saja Nanase atau Tomoyoshi sama sekali tidak membuat jarak sedikit pun meski dia merasa tidak nyaman. Hanya saja, mendengar kata normal yang diberikan oleh Yuruizawa, Nanase hanya bisa berkedip beberapa kali hingga akhirnya dia bertanya pada Tomoyoshi tentang apa itu arti normal dalam sebuah restoran? “Apa kita pergi ke restoran cepat saji yang menyediakan makanan khusus untuk anak-anak?” tanya Nanase pada Tomoyoshi, dan sontak saja Yuruizawa dibuat terkejut dengan pertanyaan itu. “Apa maksudnya itu, hei?!” “Y— ya, mungkin saja kau ingin makan makanan seperti makanan khusus an

