21/09/2015 Universitas Tokyo Tokyo—Japan. . . . “Apa ini?” tanya Tomoyoshi bingung saat dia dipanggil oleh Asanami Tadaichi memberikan sebuah catatan rekam medis padanya. “Bacalah.” Ujar Asanami Tadaichi tanpa menjawab lebih dulu pertanyaan yang dilontarkan untuknya dari Tomoyoshi. Hari ini, setelah semua pekerjaan dokter muda itu selesai, dia meminta Tomoyoshi untuk datang ke ruangannya. Dan tanpa menunggu profesornya itu menjawab, Tomoyoshi langsung meraih map berisi laporan-laporan rekam medis atas nama Ichiharada Nanase. Meski awalnya ragu, namun Tomoyoshi tetap membuka dan membacanya dengan teliti. Di dalam sana ada tulisan tentang seluruh rekam medis Nanase sejak pria itu masih berusia empat tahun. Beberapa kali Tomoyoshi melirik Asanami Tadaichi, hanya saja dia tidak menco

