Keesokan harinya, Vino mencari Chella ke rumah pamannya tetapi Elza bilang kalau Chella sedang berada di gereja tak jauh dari rumahnya. Vinopun bergegas pergi kesana. Sesampainya di sana, Vino melihat Chella sedang berdoa di barisan paling depan. Karena gereja ini kosong tak ada siapapun. Vino berjalan perlahan mendekati Chella. "Maafkan aku tuhan, karena aku mencintainya. Aku mencintai abang Vino." Deg .. Vino mematung di tempatnya mendengar penuturan Chella. Ada rasa bahagia dalam hatinya mendengar fakta itu. "Maafkan aku karena mengingkari janjiku, kenyataannya aku mencintainya." isak Chella. "Chel," panggil Vino membuat Chella terpekik kaget dan segera berbalik menghadap Vino dengan tatapan syoknya. Vino berjalan mendekati Chella yang mematung kaku di tempatnya. "apa yang baru s

