Bagian 37

2129 Words

“Hati-hati di jalan, nduk. Gak perlu mampir-mampir ke kanan atau pun ke kiri, kamu belum sarapan lho,” peringat ibu Tika saat Tika sudah duduk di kursi belakang kemudi.   “Iya, iya bu e. Tika langsung pulang setelah ini. Salahkan saja customer-nya yang minta bertemu terlalu pagi,” gerutu Tika.   “Hush, itu termasuk rezeki buat bapak lho,” hardik bapak Tika dengan nada dan wajah bercanda.   Tika dan ibunya membalas guyonan bapaknya dengan tawa bahagia secara bersamaan di pagi ini.   “Ya sudah bapak dan ibunya Tika yang selalu harmonis dan sabar, Tika berangkat dulu,” pamit Tika sambil mengambil telapak tangan ibu dan bapaknya bergantian kemudian mencium punggung tangan mereka.   “Hati-hati, sayang,” jawab ibu Tika sambil menjauh dari pintu kemudi.   Tika mengangguk mantap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD